Temukan koleksi jurnal penelitian ilmiah mahasiswa UKIP
Implementasi sistem manajemen mutu berbasiskan ISO 9001: 2015 dalam dunia konstruksi pada saat ini merupakan momentum yang sangat tepat karena dapat memberikan nilai tambah bagi perusahaan yang menerapkan. Pada dasarnya Tujuan dari penelitian ini bertujuan untuk melakukan kajian dan mengetahui manfaat yang diperoleh dari penerapan Implementasi sistem manajemen mutu berbaiskan ISO 9001:2015 Pada proyek pembangunan Ciputra School of Business Makassar. Adapula metode yang digunakan ialah metode deskriptif kualitatif yang dimana diharapkan mampu memberikan deskripsi dan gambaran secara sistematis dan faktual mengenai fakta, sifat serta hubungan fenomena yang diteliti pada proyek ini. Adapun beberapa klausul yang tertuang dalam IS0 9001:2015, yang menjadi acuan dalam penelitia ini yaitu (1) Ruang lingkup, (2) Acuan normatif, (3) Istilah dan Defenisi, (4) Konteks organisasi, (5) Kepemimpinan, (6) Perencanaan, (7) Dukungan, (8) Operasional, (9) Evaluasi kerja dan (10) Peningkatan. Berdasarkan data yang diperoleh dari penelitian ini, terdapat 15 responden yang dimana berdasarkan hasil pengamatan secara langsung dan diperkuat oleh data-data yang diperoleh seperti quality control dan pengujian material. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa PT. Nusa Konstruksi Enjiniring telah menerapkan klausul klausul yang termuat dalam ISO 9001:2015 yang dibuktikan dengan adanya quality control pada material yang digunakan. Kata kunci: Sistem Manajemen Mutu. ISO 9001:2015, Ciputra School of Business
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui produktivitas alat Hydraulic Static Pile Driver (HSPD) pada proyek Delft Apartemen dan mengetahui pengaruh produktivitas alat pancang Hydraulic Static Pile Driver terhadap durasi kegiatan pemancangan pada proyek Delft Apartemen. Penelitian ini dilakukan dengan metode pengamatan langsung di lapangan untuk memperoleh data-data kedalaman pemancangan dan durasi pekerjaan. Kemudian dianalisis untuk mendapatkan nilai produktivitas pada alat Hydraulic Static Pile Driver. Hasil dari penelitian ini adalah produktivitas yang dihasilkan dari pemancangan dengan Hydraylic Static Pile Driver 15,732 m/jam serta nilai produktivitas paling tinggi sebesar 21,631 m/jam dan nilai produktivitas paling rendah 14,933 m/jam. Produktivitas alat Hydraulic Static Pile Driver sangat berpengaruh pada durasi pekerjaan pemancangan. Makin tinggi nilai produktivitasnya maka durasi pemancangan makin singkat, sebaliknya makin rendah nilai produktivitasnya maka durasi pemancangan makin lama. Kata kunci: Produktivitas, HSPD, Apartemen
Kebutuhan parkir merupakan salah satu masalah yang tak terlepaskan, Terutama pada kawasan perbelanjaan yang menjadi tempat penting bagi para konsumen di area itu terutama para pengguna kendaraan pribadi, Pertokoan wajib menyediakan fasilitas parkir dengan tujuan agar karakteristik parkir pada area perbelanjaan itu dapat diatasi, Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa jumlah kebutuhan dan ketersediaan ruang parkir serta, mengetahui karakteristik parkir yang ada pada toko Top Mode. Metode yang digunakan adalah pengumpulan data primer di lapangan berupa kendaraan yang datang dan keluar untuk dianalisis kapasitas, volume, akumulasi, durasi dan indeks parkir. Berdasarkan pedoman perencanaan dan pengoprasian fasilitas parkir direktorat jendral perhubungan darat kementrian perhubungan 1998. Hasil dari penelitian ini yaitu volume parkir maksimum untuk mobil sebanyak 18 kendaraan pada pukul 14.30-14.45 WITA dan untuk sepeda motor sebanyak 72 kendaraan pada pukul 17.15-17.30 WITA. Akumulasi parkir maksimum untuk mobil sebanyak 66 petak pada pukul 17.00-17.15 WITA dan untuk sepeda motor seabayak 243 petak parkir pada pukul 17.30-17.45 WITA. Dari hasil yang diperoleh jika bandingkan dengan pedoman parkir, masih ada yang belum memenuhi seperti, volume, akumulasi, SRP, kebutuhan parkiran dan indeks parkiran, Kapasitas parkir yang dapat ditampung untuk mobil sebayak 14 kendaraan dan untuk sepeda motor sebayak 192 kendaraan. kebutuhan parkir adalah 52 petak parkir untuk mobil dan 51 petak untuk sepeda motor. Kata Kunci: Karakteristik, Kapasitas, Kebutuhan, Parkir
Integrasi antar simpul transportasi menjadi faktor penting dalam menciptakan sistem mobilitas yang efisien dan inklusif. Di Kabupaten Klaten, belum adanya jalur penghubung langsung antara Stasiun Klaten dan Terminal Tipe A Ir. Soekarno menyebabkan rendahnya aksesibilitas dan kenyamanan pengguna, terutama bagi kelompok rentan dan pengguna dengan barang bawaan. Penelitian ini bertujuan merancang fasilitas integrasi berupa skybridge untuk meningkatkan konektivitas kedua simpul tersebut. Metode yang digunakan meliputi survei walkability index, wawancara penumpang, penghitungan volume pejalan kaki, serta analisis perbandingan jarak dan waktu tempuh. Hasil survei menunjukkan bahwa kualitas jalur eksisting tidak layak digunakan, dengan nilai walkability index sebesar 31,05 (kategori sedikit fasilitas yang dapat dijangkau dengan berjalan kaki), yang meningkat menjadi 80,11 (kategori Sebagian besar kegiatan dilakukan dengan berjalan kaki) setelah adanya skenario peningkatan skybridge dan nilai interaksi moda negatif mencapai –188 (kategori buruk), meningkat menjadi –60 (kategori baik) setelah adanya skenario peningkatan. Skybridge sepanjang 50,4 meter dan lebar 2,5 – 3,5 meter direkomendasikan sebagai jalur penghubung langsung, yang mampu memangkas jarak dari 1.400 meter menjadi 50 meter dan waktu tempuh dari ±4 menit menjadi ±2 menit. Perencanaan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan efisiensi sirkulasi penumpang, tetapi juga menciptakan lingkungan transportasi yang aman, nyaman, dan mendukung pola mobilitas berkelanjutan di wilayah Klaten. Kata kunci: Integrasi Transportasi, Pejalan Kaki, Stasiun, Skybridge, Terminal, Walkability Index
Jalan Landorundun is one of the main roads located in the bustling economic center of Rantepao city. Along this road there are shops, restaurants and market activities. This situation illustrates that the slowdown that occurs when vehicles pass along the road is caused by high roadside obstacles and disorderly traffic behavior from vehicles crossing the research location of this final project is on Jl. Landorundun, Rantepao District, North Toraja Regency, South Sulawesi. Primary data was obtained by conducting a direct survey in the field/research location, namely, Road Geometric, traffic volume, and side frition and secondary data, namely layout and population. This study used the Indonesian Road Capacity Guidelines (PKJI) 2014 analysis method, based on the results of the survey that has been conducted, the decrease in vehicle’ speed on Jl. Landorundun was caused by high side friction. The higher the side friction, the higher the degree of saturation. The higher the degree of saturation, the lower the road performance. The highest side friction occurred on Tuesday with a very high friction (ST) category of 1189.4 incidents/hour, due to market activities that occurred on that road section. Keywords: Performance, side frictions, urban road
Produktivitas tenaga kerja merupakan fokus utama produktivitas di sektor konstruksi. Sebagian besar pekerja dalam suatu proyek berasal dari lokasi yang sama atau berdekatan, dan sebagian besar kemampuan pekerja diwariskan dari pendahulu mereka. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor utama motivasi pekerja konstruksi dan faktor yang dapat meningkatkan motivasi pekerja konstruksi. Pengumpulan data primer dilakukan dengan penyebaran dan pengisian kuesioner dari responden. Analisis data menggunakan perangkat lunak SPSS. Temuan dari penelitian ini adalah prioritas utama yang mempengaruhi motivasi pekerja proyek konstruksi adalah pemenuhan kebutuhan fisiologis terutama gaji yang baik. Faktor-faktor yang meningkatkan motivasi pekerja di proyek yaitu dukungan dari keluarga, pengakuan atas hasil pekerjaan, sasaran pekerjaan yang jelas dan program keselamatan dan kesehatan konstruksi. Kata Kunci : Konstruksi, motivasi kerja, produktivitas
Salobulo, di Kecamatan Wara Utara Kota Palopo, merupakan lokasi proyek perumahan Villa Mutiara. Perumahan ini letaknya sangat strategis karena dekat dengan pusat Kota Palopo yang juga menjadi hub bagi perkantoran pemerintah dan swasta, sarana pendidikan, pusat perbelanjaan, dan bisnis lainnya yang membangkitkan demand. Pengumpulan data primer ini dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada setiap anggota keluarga yang ada di komplek perumahan Villa Mutiara Kota Palopo. Data di analisis dengan metode statistik deskriptif uji korelasi dan regresi linier berganda. Hasil yang diperoleh, faktor yang memngaruhi jumlah bangkitan di perumahan ini adalah jumlah sepeda motor yang dimiliki, jumlah mobil yang dimiliki, jumlah anggota keluarga yang bekerja, jenis kendaraan yang digunakan, waktu berangkat dan pulang kerja, jarak tempuh, dan biaya transportasi. Kata Kunci : Bangkitan perjalanan, karakteristik, perumahan
Penyelenggaraan transportasi yang tepat merupakan masalah suatu hal yang penting untuk diperhatikan negara dan layanan. Angkutan umum yang memenuhi kebutuhan masyarakat Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik penumpang dan persepsi penumpang terhadap kualitas pelayanan angkutan umum trayek Terminal Malengkeri – Cendrawasih – Kampus Unhas. Pengumpulan data dilaksanakan pada hari kerja dan dilakukan dengan pengisian gormulir kuesioner oleh penumpang. Analisis hasil data dilakukan dengan menggunakan Microsoft Excel dan pendekatan Servqual (reliabilitas, daya tanggap, empati, bukti langsung, dan jaminan). karaketeristik penumpang yang menggunakan angkutan umum (pete-pete) trayek Unhas-Cendrawasih-Mallengkeri didominasi oleh penumpang yang berjenis kelamin wanita yang usia 26-35, bekerja sebagai pegawai swasta serta berpendidikan sarjana. Persepsi penumpang terhadap kualitas pelayanan angkutan umum (pete-pete) trayek Terminal Malengkeri – Cendrawasih - Unhas, terbesar ada pada dimensi bukti langsung dan rata-rata harapan terbesar pada bukti langsung Ukuran empati dan jaminan kualitas, kenyataan/persepsi dan harapan, memiliki nilai yang baik, dan angkutan pete-pete selalu menjamin kebersihan yang baik dibagian di luar atau di dalam angkutan dinilai baik Sedangkan pengemudi angkutan selalu menjaga penampilan (bersih dan rapi) dinilai baik oleh penumpang. Angkutan pete-pete jaminan terutama untuk bagian empati pelayanan angkutan umum dapat diartikan masih ditemukanya kurang perhatian, dan menjaga keselamatan penumpang sehingga dinilai kurang baik. Kata Kunci : Angkutan umum, Persepsi penumpang. Servqual
Banyak permasalahan yang timbul jika penataan parkir tidak memadai. Di Maxi Store, penataan parkir masih dilakukan secara manual. Petugas parkir masih digunakan dalam pengelolaan parkir kendaraan guna mengarahkan dan mengawasi kendaraan yang diparkir. Contoh permasalahan yang muncul adalah kurangnya penataan kendaraan pada area parkir, sehingga seringkali terdapat ruang-ruang kosong yang tidak dapat ditempati. Hal ini mengakibatkan parkiran tidak dapat menampung kendaraan secara maksimal yang akhirnya membuat kendaraan tidak dapat menempati area parkir. Untuk memastikan apakah tempat parkir di halaman Maxi Store di Jalan Perintis Kemerdekaan tersedia. Penelitian ini menggunakan survei lapangan sebagai metode pengumpulan datanya. Dari hasil analisis data karakteristik parkir pada Maxi Store diperoleh Total Kapasitas Parkir untuk mobil sebanyak 11 kendaraan dengan pola parkir 90˚, sedangkan sepeda motor menampung 46 kendaraan dengan pola parkir 90˚. Diketahui rata-rata volume parkir mobil yaitu 92 kendaraan dan untuk sepeda motor yaitu 269 kendaraan. Didapatkan Rata-rata akumulasi parkir mobil sebanyak 10 kendaraan dan untuk sepeda motor sebanyak 47 kendaraan. Serta indeks parkir rata-rata mobil sebesar 90,91%, dan untuk sepeda motor sebesar 102,90%. Kata kunci: Akumulasi, parkir, penataan