Repositori E-Journal

Temukan koleksi jurnal penelitian ilmiah mahasiswa UKIP

Antonius Tandirau Somb...
Jurnal

Pemanfaatan Limbah Serat Tebu Pada Campuran Stone Matrix Asphalt Yang Menggunakan Batu Sungai

Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui karakteristik Stone Matrix Asphalt SMA menggunahkan batu sungai Tandung Kabupaten Toraja Utara dengan bahan tambah limbah serat tebu dengan kadar 0%, 1%, 2%, 3% dan 4%. Metodologi dari pene1itian ini ialah pengujian karakteristik agregat kasar, halus dan filler kemudian merancang komposisi campuran Stone Matrix Asphalt (SMA) Halus dengan tambahan limbah serat tebu dan juga pengujian Marshall konvensional untuk mengetahui karakteristik campuran dan pengujian Marshall Immersion untuk memperoleh nilai Stabilitas Marshall Sisa. Hasil pengujian Marshall immersion campuran Stone Matrix Asphalt dengan kadar limbah serat tebu optimum 4,00% didapatkan stabilitas marshall sisa 95,45% memenuhi persyaratan yaitu minimal 90% memenuhi Spesifikasi Umum Bina Marga 2018. Kata Kunci : Karakteristik, Komposisi SMA Halus, Marshall Test.

Tomi Kanallo, Rais Rac...
Jurnal

Pemanfaatan Batu Sungai Leoran Kecamatan Cendana Kabupaten Enrekang Sulawesi Selatan Pada AC-WC

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik bahan, komposisi campuran AC-WC, pemanfaatan campuran AC-WC, dan mengetahui nilai IKS dari batu Sungai Leoran Desa Pinang. Pengujian karakteristik agregat, aspal, dan filler kemudian merancang LASTON AC-WC dilanjutkan dengan pengujian Marshall konvensional dan pengujian Marshall Immersion adalah metode yang digunakan. Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa material dari Sungai Leoran memenuhi standar spesifikasi dalam pekerjaan perkerasan jalan. Komposisi yang digunakan untuk campuran AC WC adalah 36,75%, agregat halus 50%, filler 5,75%, dengan KAO sebesar 7,50%. Indeks Kekuatan Sisa sebesar 96,57% dengan KAO sebesar 7,50% dari hasil penelitian memenuhi standar spesifikasi, yaitu memperoleh nilai Indeks Kekuatan Sisa sebesar 96,57% dengan KAO sebesar 7,50%. Kata kunci: Pengujian agregat, Campuran Lapisan Beton Aspal, Pengujian Marshall

Febrianto Paembonan ,...
Jurnal

Pengaruh Styrofoam Bekas pada Campuran AC-WC Menggunakan Batu Sungai Teik Toraja Utara

Styrofoam merupakan bahan yang memiliki sifat aditif yang sama dengan aspal yaitu thermoplastik, dan merupakan bahan pengikat baru sehingga ini menjadi salah satu alasan untuk menggukan Styrofoam bekas sebagai bahan tambah, dimana memilki tujuan untuk mengetahui karakteristik campuran AC-WC yang menggunakan agregat sungai Teik dengan bahan tambah Styrofoam bekas, dan mengetahui pengaruh Styrofoam bekas terhadap campuran AC-WC yang menggunakan agregat Sungai Teik. Karakteristik campuran AC-WC yang menggunakan bahan tambah Styrofoam bekas melalui pengujian Marshall Konvensional diperoleh nilai VIM rata-rata terbesar berada pada kadar 1%= 4,21%, untuk nilai FLOW diperoleh nilai rata-rata terbesar pada kadar 1%= 3,50, untuk nilai VMA diperoleh nilai rata-rata terbesar pada kadar 1%= 17,83, untuk nilai VFB diperoleh nilai rata rata terbesar pada kadar 5%= 80,87 dan stabilitas diperoleh nilai rata-rata terbesar pada kadar 5%= 1559,48 telah memenuhi Standar Bina Marga 2018. Pengaruh penambahan Styrofoam bekas pada campuran AC-WC sangat memengaruhi nilai Flow, VIM, VMA, VFB serta Stabilitas. Kata Kunci: Pengaruh Styrofoam, AC-WC (asphalt concrete-wearing course), Batu Sungai

Daniel Surgawi , Frans...
Jurnal

Pengaruh Sandblasting Dan Limbah Gypsum Sebagai Bahan Campuran Beton

Beton normal adalah suatu beton yang dengan nilai kuat tekan 15-40 MPa.penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui workability dari beton segar dengan penambahan sandblasting 10% dan variasi limbah gypsum 0%, 2%, 4%, 6% pada campuran beton. Sampel dengan bentuk silinder dengan dimensi 15cm x 30cm total 12 buah, serta balok dengan dimensi 15cm x 15cm x 60cm total 3 buah. Pada proses tes kuat tekan diperoleh angka 26,020, 24,027, 23,469 dan 21,161 Mpa. Pengujian kuat tarik belah sebesar 2,712, 2,098, 1,745, dan 1,462 Mpa. Pengujian 4,119, 3,793, 3,585, dan 3,230 MPa. Pengujian modulus elastisitas sebesar 22384, 20497, 20025, dan 19132 MPa. Hasil tersebut menunjukan bahwa limbah gypsum tidak dapat digunakan sebagai bahan campuran mutu beton. Kata kunci: Beton normal, gypsum, kuat tekan, sandblasting, Workability.

Roi Marthen, Jonie Tan...
Jurnal

Pengaruh Substitusi Sandblasting Pada Campuran Beton Mutu Tinggi

Beton mutu tinggi adalah jenis beton yang telah diberi perlakuan khusus, jika tidak ditambahkan bahan khusus maka tidak selalu dapat diperoleh dengan bahan konvensional.Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui komposisi substitusi sandblasting yang paling baik dalam menghasilkan beton yang bermutu tinggi. Metode yang digunakan dalam perancangan campuran adalah metode SNI, dengan mutu beton rancangan sebesar 42 MPa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa untuk pengujian kuat tekan beton pada umur 28 hari didapatkan nilai tertinggi pada variasi sandblasting 10% yaitu 49,163 MPa, kuat tarik belah beton variasi sandblasting 10% yaitu 4,789. MPa, kuat lentur beton variasi sandblasting 10% sebesar 6,399 MPa dan modulus elastisitas beton variasi sandblasting 10% sebesar 22531,964 MPa. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa penggunaan sandblasting sebagai pengganti agregat halus menunjukkan adanya peningkatan nilai variasi sandblasting 10% untuk uji kuat tekan, uji kuat tarik belah, kuat lentur dan uji modulus elastisitas beton. Kata kunci: Sandblasting, kuat tekan, kuat tarik belah, dan modulus elastisitas.

James William Palayuka...
Jurnal

Pengaruh Abu Limbah Rak Telur Sebagai Substitusi Filler Dalam Campuran Laston AC-WC

Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui karakteristik campuran laston AC-WC dengan penambahan abu rak telur sebagai bahan substitusi filler semen dalam campuran laston AC-WC. Metode dalam penelitian ini adalah melakukan serangkaian pengujian yaitu pengujian karakteristik abu rak telur dimana karakteristik abu rak telur yang dimaksud yaitu pemeriksaan berat jenis abu rak telur. Kemudian merancang komposisi campuran laston AC-WC serta pengujian Marshall untuk mendapatkan karakteristik campuran laston AC-WC dengan penambahan abu rak telur sebagai bahan substitusi filler semen, dengan komposisi kadar abu rak telur 0%, 25%, 75%, dan 100% dengan menggunkan Spesifikasi Umum Bina Marga tahun 2018. Pada kadar abu rak telur 0% dan 25% nilai stabilitas, flow VIM, VMA, VFB memenuhi spesifikasi. Pada kadar abu 50% Stabilitas, flow, VIM, VFB memenuhi spesifikasi, sementara VMA tidak memenuhi. Pada kadar abu 75% dan 100% nilai stabilitas, VIM, VFB memenuhi spesifikasi, sedangkan flow dan VMA tidak memenuhi. Karakteristik campuran Laston AC-WC dengan substitusi filler abu rak telur dengan semen hanya pada kadar abu 25% yang memenuhi Spesifikasi Umum Bina Marga tahun 2018. Kata kunci: Substitusi Filler, Laston AC-WC, Abu rak telur

Desi Nurhayati Sampe ,...
Jurnal

Pengaruh Styrofoam Sebagai Bahan Tambah Campuran AC-BC Batu Sungai Tetean Kabupaten Mamasa

Sungai Tetean yaitu Sungai terletak di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat. Dalam penelitian ini salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas campuran AC-BC agar masa umur pelayanan tetap stabil dengan memanfaatkan styrofoam sebagai bahan tambah dalam campuran beraspal. Styrofoam adalah gabus putih atau jenis busa yang sering ditemui disekitar berupa gabus penyangga barang elektronik memiliki nilai ekonomis yang tinggi karena dapat didaur-ulang,murah dan praktis. Styrofoam memiliki sifat fleksibel, sulit terurai, tahan terhadap asam basa dan garam. Kadar styrofoam yang digunakan 0%,2%,4%,6%, dan 8%, dari berat aspal. Dengan tujuan untuk memahami karakteristik campuran AC BC menggunakan bahan tambah limbah Styrofoam, untuk memperoleh nilai stabilitas marshall sisa campuran AC-BC dan untuk mengetahui pengaruh Styrofoam pada campuran AC-BC. Pengujian yang dilakukan adalah pengujian campuran AC-BC menggunakan metode Marshall (SNI 06-2489-1991). Dari pengujian karakteristik campuran AC-BC dengan bahan tambah Styrofoam 0% - 8%, menggunakan pengujian Marshall Konvensional telah memenuhi standar spesifikasi umum bina marga 2018 dan nilai stabilitas Marshall sisa yang didapatkan menggunakan pemeriksaan Marshall Immersion yaitu 96,48%. Kata kunci: Karakteristik , Styrofoam, AC-BC, Pengujian Marshall

Jacksen Rante Lebang,...
Jurnal

Pengaruh Penambahan Limbah Styrofoam Terhadap Karakteristik Campuran AC-WC

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui karakteristik campuran dengan penambahan limbah Styrofoam pada campuran AC-WC. Pengujian yang dilakukan adalah pengujian Marshall. Dari hasil pengujian pada campuran AC-WC dengan penambahan limbah Styrofoam metode marshall konvensional diperoleh karakteristik campuran dengan nilai stabilitas, flow, VIM, VMA dan VFB yang telah memenuhi syarat dalam standar Bina Marga 2018. Limbah Styrofoam sangat mempengaruhi nilai stabilitas, flow, VIM, VMA, dan VFB. Penggunaan kadar limbah Styrofoam yang banyak membuat rongga dalam campuran menjadi kecil sehingga campuran bisa lebih tahan terhadap air, tetapi kekuatan campuran menurun dikarenakan semakin bertambah kadar limbah Styrofoam sehingga membuat rongga dalam campuran banyak yang terisi oleh butiran limbah Styrofoam yang telah larut dan tercampur dengan aspal yang mengakibatkan aspal tidak efektif dalam mengikat agregat sehingga kekuatan campuran menjadi berkurang. Kata Kunci: Karakteristik campuran, AC-WC, Limbah Styrofoam

Loryanti Elsandi Paran...
Jurnal

Pemanfaatan Limbah Serbuk Kayu Sebagai Subtitusi Agregat Halus Pada Beton

Beton merupakan bahan yang paling banyak digunakan sebagai bahan utama dalam konstruksi.Semakin berkembangnya waktu maka kebutuhan manusia juga semakin meningkat maka pada penelitian ini memanfaatkan limbah serbuk kayu kedalam adukan beton dengan nilai kuat tekan beton normal yaitu 20 Mpa dengan menggunakan agregat dari Sungai Jeneberang. Pada penelitian ini menggunakan limbah serbuk kayu untuk dimanfaatkan pada beton dengan variasi 0%, 3%, 6% dan 9% dengan tujuan penelitian untuk mengetahui bagaimana pengaruh limbah serbuk kayu kedalam adukan beton dengan variasi yang telah ditentukan. Cara pelaksanaannya menggunakan metode SNI dengan cara membuat benda uji berupa silinder dan balok di Laboratorium Universitas Kristen Indonesia Paulus. Dari hasil penelitian yang dilakukan diperoleh bahwa pengaruh limbah serbuk kayu yang dicampurkan ke dalam adukan beton menunjukan nilai kuat tekan, kuat tarik dan kuat lentur beton mengalami peningkatan sebesar 3% kemudian menurun pada variasi sebesar 6% dan 9% akan tetapi pada penambahahn 3% nilai kuat tekan, kuat tarik dan kuat lentur beton semakin menurun dibanding beton normal. Kata kunci: Agregat, Limbah, Tekan, Tarik, Lentur.