Repositori E-Journal

Temukan koleksi jurnal penelitian ilmiah mahasiswa UKIP

Analisa Maintenance Di...
Jurnal

Kiraldi Nandito Arung Putra, Salma Salu, Agustina Kasa

PT Win Wahana Cipta Marga adalah perusahaan yang bergerak di bidang konstruksi infrastruktur, dimana alat berat seperti dump truck berperan penting dalam operasionalnya. Penelitian ini mengkaji penerapan Reliability Centered Maintenance (RCM) dalam menganalisis mode kegagalan pada sistem Differential. Dengan menggunakan RCM information worksheet untuk analisis Failure mode dan efek analisis, ditemukan 5 mode kegagalan pada sub sistem final gear dan 8 mode kegagalan pada komponen pendukung differential. Berdasarkan RCM decision worksheet, strategi pemeliharaan yang ditentukan meliputi tugas pemeliharaan terjadwal untuk mencegah kegagalan pada sub sistem final gear, dimana 3 dari 5 mode kegagalan dapat dicegah dengan scheduled discard task dan 2 mode kegagalan dengan scheduled on condition task. Pada komponen pendukung differential, 8 mode kegagalan dapat dicegah dengan kombinasi tugas terjadwal dan run to failure maintenance, dengan lima mode kegagalan dicegah melalui scheduled discard task. Penelitian ini memberikan panduan komprehensif dalam menentukan tugas pemeliharaan yang tepat guna meningkatkan keandalan dan keselamatan operasional sistem differential. Kata Kunci: Perawatan , Dump Truck, Gardan, Relibiality Centered Mintenance

Jefrianto Pasa, Musa B...
Jurnal

Pemeliharaan Mesin Heavy Duty Dump Truck Komatsu HD 465 Pada PT Semen Bosowa Maros

PT Semen Bosowa Maros adalah perusahaan yang bergerak dalam industri semen, di mana alat berat seperti dump truck dan excavator memiliki peran penting dalam operasional penambangan. Dump truck Komatsu HD 465 digunakan untuk mengangkut material berat seperti batu gamping yang dibutuhkan dalam proses produksi semen. Dalam operasionalnya, dump truck ini memerlukan pemeliharaan yang baik untuk memastikan kinerja yang optimal dan mencegah kerusakan yang dapat menyebabkan downtime atau penurunan produktivitas.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi pemeliharaan mesin dump truck Komatsu HD 465 di PT Semen Bosowa Maros serta mengidentifikasi masalah-masalah yang sering terjadi selama proses pemeliharaan. Metodologi yang digunakan meliputi pengumpulan data melalui observasi langsung, wawancara dengan teknisi pemeliharaan, dan analisis laporan pemeliharaan rutin.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemeliharaan yang diterapkan saat ini telah mencakup aspek-aspek penting seperti inspeksi rutin, penggantian komponen, pelumasan, dan pembersihan. Namun, masih terdapat beberapa masalah, seperti kerusakan yang sering terjadi pada sistem transmisi dan undercarriage, yang memerlukan perhatian lebih lanjut. Dengan penerapan strategi pemeliharaan yang lebih preventif dan korektif, efisiensi operasional dapat ditingkatkan dan biaya pemeliharaan dapat diminimalkan.Penelitian ini memberikan referensi bagi PT Semen Bosowa Maros untuk meningkatkan efisiensi operasional melalui pemeliharaan yang lebih terstruktur dan terencana, serta menyarankan penggunaan teknologi prediktif dalam pemantauan kondisi mesin untuk mencegah kerusakan yang tidak terduga. Kata kunci: Pemeliharaan, Dump Truck Komatsu HD 465, Efisiensi

Wendi Parrang, Musa B....
Jurnal

Pengaruh Perlakuan Perendaman Asap Cair Terhadap Defleksi Balok Batang Nangka (Artocorpus Heteropyllus) Dengan Tumpuan Sederhana

Penggunaan kayu yang tepat sebagai bahan bangunan harus ditekankan agar struktur tahan lama dan tidak membahayakan orang yang membangunnya dan mereka yang akan menggunakannya. Perhitungan defleksi material diperlukan saat mengidentifikasi bahan bangunan yang tepat. Tujuan perhitungan fleksibilitas adalah untuk menghitung kekuatan material guna menentukan batas aman material saat menerima beban. Sangat penting untuk merekayasa material menggunakan komponen ramah lingkungan untuk meningkatkan kekuatan kayu. Para peneliti menggunakan asap cair kelas C dari tempurung kelapa. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana material kayu nangka mengalami defleksi sebelum dan sesudah direndam. Metode perendaman dingin digunakan untuk merendam asap cair selama 4 hari, 8 hari, dan 12 hari. Penggunaan asap cair dalam konsentrasi 100 persen atau tanpa pencampuran. Setelah perendaman selesai, permukaan harus dikeringkan dengan udara. Selanjutnya, spesimen dibentuk untuk pengujian tarik sesuai dengan ASTM D638 Tipe-1, dan dimensi uji defleksi sesuai dengan kapasitas peralatan uji, yaitu panjang 600 mm, lebar 25 mm, dan tebal 6 mm. Menurut hasil penelitian, kayu yang tidak direndam dan kayu yang direndam dengan asap cair kelas C menghasilkan hasil yang berbeda. Kekuatan tarik kayu nangka yang tidak direndam memiliki kekuatan tarik 61,29 MPa, sedangkan kayu nangka yang direndam selama empat hari memiliki kekuatan tarik 82,80 MPa. Uji defleksi pada spesimen kontrol adalah 8,59 mm, sedangkan defleksi pada spesimen setelah 4 hari perendaman adalah 4,764 mm dengan gaya yang sama sebesar 7,5 N. Kata kunci: Artocorpus Heteropyllus, Perendaman Dingin, Asap Cair, Uji Tarik, dan Defleksi.

Sika Palungan, Musa B....
Jurnal

Pengaruh Perlakuan Pengasapan Terhadap Defleksi Balok Batang Aren (Arenga Pinnata Merr) Dengan Tumpuan Sederhana

Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan kekuatan tarik balok serat aren akibat pengaruh perlakuan fumigasi dan untuk mengetahui defleksi atau defleksi balok serat kelapa sawit dengan beban terpusat akibat perlakuan fumigasi. Penelitian ini dilakukan di laboratorium fisika metalurgi dan mekanika terapan Universitas Kristen Paulus dengan Mesin Defleksi dan Tarik. Spesimen Uji Tarik yang digunakan adalah tipe ASTM638-2. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kekuatan tarik serat meningkat setelah fumigasi hingga 3 hari dan kemudian menurun hingga 5 hari. Peningkatan kekuatan disebabkan oleh adanya karbonil dalam asap yang masuk melalui pori-pori atau membran serat, sehingga terperangkap di dalam serat. Di sisi lain, kadar air serat menurun akibat panas asap rata-rata 45°C. Karena kekuatan tarik meningkat dan regangan relatif konstan, elastisitas serat meningkat kemudian kekuatan menurun dan nilai tertinggi diperoleh pada pengasapan 3 hari sebesar 590,77 kgf/mm2. Setelah tiga jam, 4 dan 5 hari pengasapan, nilai elastisitas terus menurun dengan nilai 481,90 kgf/mm2 dan 456,00 kgf/mm2. Untuk beban yang sama sebesar 1 kg, defleksi yang terjadi pada balok serat tanpa pengasapan adalah 24,88 mm dan pada balok serat kelapa sawit dengan pengasapan selama 3 hari terdapat defleksi sebesar 16,92 mm. Defleksi balok serat tanpa pengasapan lebih besar daripada defleksi balok dengan pengasapan selama 3 hari, karena elastisitas serat dengan pengasapan lebih besar (590,77 kgf/mm2) daripada elastisitas serat tanpa pengasapan (401,90 kgf/mm2). Kekuatan tarik serat meningkat setelah pengasapan karena adanya karbonil dalam asap yang masuk melalui pori-pori atau membran serat, sehingga terperangkap di dalam serat. Di sisi lain, kadar air serat menurun karena panas asap rata-rata sebesar 45°C. Kata Kunci: Pengasapan, Defleksi

Resky, Atus Buku, Kris...
Jurnal

Analisa Kekuatan Tarik Dan Impak Pada Baja ST 30 Dengan Type Las SMAW 3G

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh arus pengelasan SMAW pada material baja terhadap kekuatan tarik dan kekuatan tumbukan sambungan. Proses pengelasan baja St 30 dengan ketebalan 5 mm, dengan menggunakan kampuh V dengan variasi arus 70 A, 80 A, 90 A. Kemudian dilakukan proses pengujian tarik untuk mengetahui pengaruh arus pengelasan dan kampuh pada spesimen. Dari hasil pengujian didapatkan bahwa material yang diuji tarik pada kampuh V dengan arus 70 A dengan nilai elastisitas ultimate 29,86 Kgf/mm2 , pada kampuh V dengan arus 80 A dengan nilai elastisitas ultimate 31,05 Kgf/mm2 , dan pada kampuh V dengan arus 90 A dengan nilai elastisitas ultimate 30,31 Kgf/mm2 . Setelah melakukan penglasan las SMAW dengan menggunakan variasi arus 70 ampere, 80 ampere, dan 90 ampere. Dan pada pengujian tumbukan nilai harga impaknya dari 1,371 Joule/mm2 – 1,823 Joule/mm2. Maka dapat disimpulkan, semakin rendah arus pengelasan maka semakin rendah kekuatan tariknya, penyambungan kampuh yang baik adalah kampuh V dengan arus 80 A. Kata Kunci : Pengelasan SMAW , Baja St 30 ketebalan 5 mm ,variasi arus dan kampuh , pengujian tarik,pengujian impak.

Novri Rante Tandung, A...
Jurnal

Analisa Keausan Dan Preventive Maintenance Pada Undercarriage Excavator Komatsu PC 200 – 8MO

Excavator adalah alat berat yang digunakan dalam industri kontruksi, pertanian atau perhutanan, excavator terdiri dari beberapa komponen utama yaitu front end attachments, upper structure, dan undercarriage. Undercarriage adalah bagian bawah dari sebuah excavator yang memiliki fungsi untuk menopang dan meneruskan beban unit ke tanah, bersama-sama dengan sistem steering dan brake mengarahkan unit bergerak maju, mundur, belok ke kanan dan ke kiri, dan juga sebagai pembawah dan pendukung unit. Kata Kunci: Undercarriage, preventive maintenance, track roller, carrier roller, front idler, bushing O/D, track shoe, keausan, umur pakai.

Liberius Rerung Mangea...
Jurnal

Analisa Variasi Temperatur Sintering Dengan Metode Metalurgi Serbuk Al CNT Untuk Aplikasi Bantalan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana mengaplikasikan suatu bahan baru seperti carbon nanotube dan alumunium menjadi sebuah suatu komponen dimana komponen tersebut dapat digunakan sebagai pengganti suatu kompenen dengan melakukan metode metalurgi serbuk. kata kunci : Metalurgi Serbuk, Carbon Nanotube dan Aluminium

Bill Graham, Corvis L....
Jurnal

Pengaruh Holding Time Pada Spot Welding Dissimilar Material Terhadap Kekuatan Dan Kekerasan

Perkembangan teknologi modern saat ini menuntut setiap pihak yang terlibat untuk meningkatkan kualitas barang yang dihasilkan. Faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas produk adalah material, teknik fabrikasi spesimen, dan teknik pengelasan. Key words: Spot Welding, Low Carbon Steel, Stainless Steel, Holding Time

Yoel Tabi , Rais Rachm...
Jurnal

Durabilitas Campuran Laston Lapis Aus Menggunakan Agregat Limbah Beton

Infrastruktur yang paling utama yang sangat memberikan pengaruh besar adalah jalan,karena sifatnya yang memudahkan pengguna jalan untuk biasa berpindah tempat.Oleh sebab itu diperlukan ketahanan dan keawetan yang cukup agar lapisan perkerasan jalan menjadi konstruksi tumpuan utama kendaraan. Pada percobaan pengujian ini menguji bagaimana pengaruh perendaman terhadap sifat durabilitas campuran laston lapis aus. Metode yang digunakan adalah metode marshall analisis campuran dan marshall immersion untuk mengetahui kekuatan campuran setelah dilakukan perendaman. Dengan menggunakan metode pengujian durabilitas standar, didapatkan hasil penelitian yang dilakukan melalui uji perendaman dengan durasi perendaman 0,50 jam-60 jam. Hasil pengujian perendaman marshall lapis aus didapatkan nilai stabilitas rata-rata antara 1030,5 kg- 1216,99 kg, flow rata-rata antara 2,62 mm-3,01 mm dan durabilitas antara 85,05%-97,20%. Sehingga tingkat ketahanan campuran akan terus mengalami penurunan dengan bertambahnya waktu perendaman. Kata kunci: Limbah ,Durabilitas, Lapis Aus, Perendaman