Temukan koleksi karya tulis ilmiah mahasiswa UKIP
Salah satu tantangan utama dalam transportasi di Luwu adalah kondisi geografis yang sulit dan infrastruktur yang belum sepenuhnya berkembang, terutama di daerah pedalaman. Banjir, tanah longsor, dan kerusakan jalan akibat cuaca ekstrem juga sering menghambat kelancaran transportasi. Penelitan ini dimaksudkan untuk mengetahui apakah agregat dari Gunung Paniki dapat digunakan untuk Campuran AC WC. Kata Kunci: Campuran AC WC, Karakteristik, Pengujian Marshall
Manajemen material berperan penting dalam keberhasilan proyek konstruksi. Salah satu peran manajemen material adalah efisiensi dalam pengelolaan material, mulai dari perencanaan hingga distribusi, hal ini juga menentukan kelancaran dan kesuksesan proyek. Ketidakefisienan dalam manajemen material sering kali menyebabkan penundaan pekerjaan saat menunggu penggadaan material yang memenuhi kebutuhan Anda. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan bagaimana manajemen material mempengaruhi produktivitas di tempat kerja dalam proyek konstruksi. Berdasarkan temuan penelitian, produktivitas kerja sangat dipengaruhi oleh ketersediaan dan kualitas material. Kata kunci: Manajemen material, Produktivitas kerja, dan Proyek kontruksi
Sungai Lajjoro di Kabupaten Bone memberikan potensi agregat untuk penggunaan dalam pembuatan beton. Dengan meningkatnya kebutuhan akan konstruksi yang berkualitas, pemanfaatan agregat lokal seperti di Sungai Lajjoro menjadi penting untuk meningkatkan kebutuhan struktur bangunan. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan agregat dari Sungai Lajjoro sebagai bahan campuran beton normal dengan mutu rencana 25 MPa dan 30 MPa. Metode. Pengujian dilakukan dengan metode pengujian experimental untuk menguji kuat tekan, kuat lentur, kuat tarik belah, dan modulus elastisitas beton segar dan beton keras. Kata Kunci : Agregat, Sungai Lajjoro, Uji Mekanis Beton
Latar belakang penelitian mengenai pemanfaatan agregat sungai Lebang, kota Palopo sebagai bahan campuran beton belum pernah dilakukan sebelumnya. Sehingga, kualitas dan kecocokan agregat ini dalam bidang konstruksi belum diketahui. Tujuan. Mengetahui karakteristik agregat, karakteristik beton segar dan sifat mekanis beton dengan menggunakan agregat sungai Lebang, kota Palopo. Adapun benda uji yang digunakan sebanyak 42, terdiri dari 36 benda uji silinder dan 6 balok. Agregat yang digunakan berasal dari sungai Lebang, kota Palopo. Adapun rencana variasi mutu yang dilakukan yaitu mutu 25 MPa dan 35 MPa. Kata kunci: Agregat sungai Lebang; kuat tekan; kuat tarik belah; kuat Lentur; modulus Elastisitas
Dalam menangani permasalahan longsoran dan kegagalan geser, banyak penelitian telah dilakukan untuk mengidentifikasi penyebabnya, namun masih banyak rekomendasi penanganan yang telah dilaksanakan tetapi mengalami kegagalan, seperti yang terjadi di lokasi Jl. Poros Bittuang, Lembang Kole Palian, Kecamatan Bittuang. Kata kunci: kuat geser, pasir lanauan, relative density
Laik fungsi jalan adalah kondisi di mana suatu ruas jalan telah memenuhi persyaratan teknis dan administratif yang diperlukan, pada ruas Jalan Sultan Hasanuddin Kota Sungguminasa merupakan Fungsi Jalan Arteri Primer dan merupakan jalan nasional, yang mana jalan tersebut menjadi akses untuk menuju berbagai fasilitas umum, seperti perkantoran, sekolah, tempat ibadah, rumah sakit umum, maupun tempat-tempat perbelanjaan, dengan dilakukan penelitian di ruas jalan ini maka dapat dilihat faktor apa saja yang mempengaruhi kelaikan jalan, bagaimana kelaikan fungsi jalan pada ruas jalan Sultan Hasanuddin jika dilihat secara teknis berdasarkan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2023 serta apa saja perbaikan yang diperlukan agar meningkatkan kelaikan pada ruas jalan tersebut. Kata Kunci : Uji Laik Fungsi Jalan, Jalan Arteri Primer, Skala Bintang.
Dengan semakin berkembangnya zaman dan teknologi di Indonesia, kebutuhan akan transportasi, khususnya transportasi darat, mengalami peningkatan, yang menyebabkan bertambahnya volume lalu lintas. Peningkatan volume ini berdampak pada peningkatan beban yang diterima oleh struktur perkerasan jalan raya. Jika beban yang diterima terlalu berat, kerusakan pada konstruksi jalan dapat terjadi, yang bisa mengganggu kenyamanan dan keselamatan saat berkendara. Umumnya, pembangunan konstruksi perkerasan jalan menggunakan bahan standar yang berasal dari alam, seperti batu dan pasir. Kata Kunci : Karakteristik, AC BC, Stabilitas Marshall Sisa.
Di Kabupaten Sidenreng Rappang, terdapat salah satu sungai yang bernama Sungai Depok yang batunya belum diteliti, dan batunya juga belum di manfaatkan oleh masyarakat setempat dalam pembangunan pekerasan jalan dan sungai Depok juga memiliki banyak material berupa batu sungai yang hanya digunakan masyarakat sebagai pondasi rumah, namun tidak menutup kemungkinan dapat dijadikan sebagai bahan campuran aspal untuk jalan raya. Sungai Depok kabupaten Sidenreng rappang dapat di tempuh menggunakan roda empat maupun roda dua dan juga jalan menuju sungai Depok masih kurang baik serat jarak pengambilan sampel dari pusat kota Sidenreng Rappang sekitar 5 km. Perkembangan konstruksi jalan raya perlahan menggunakan tipe perkerasan lentur dengan aspal minyak sebagai bahan pengikat dan agregat serta filler atau pengisi campuran dalam campuran aspal beton yang akan digunakan dalam perkerasan jalan raya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik agregat dari Sungai Depok dan menilai kelayakannya dalam campuran AC-BC berdasarkan spesifikasi Bina Marga 2018. Metode penelitian melibatkan pengujian laboratorium terhadap karakteristik agregat, aspal, dan filler, serta pengujian Marshall konvensional dan Marshall Immersion untuk menilai stabilitas dan daya tahan campuran. Kata Kunci : Marshall, AC BC, Agregat
Adapun laju ekonomi yang bertambah di Kecamatan Saluputti didapati semakin banyaknya pembangunan, hal ini dapat membuka potensi penggunaan agregat lokal sebagai material utama yang di pakai untuk membuat beton. Berdasarkan latar belakang masalah diatas penulis merumuskan Tujuan, dari penelitian ini, Untuk mengetahui sifat mekanis beton segar dan beton keras dengan menggunakan agregat dari sungai Kuririk. Untuk mengetahui hubungan karakteristik beton yang menggunakan agregat berdasarkan sungai Kuririk kuat tekan, kuat tarik, kuat lentur dan elastisitas beton normal. Metode, Adapun benda uji yang digunakan sebanyak 36 sampel. untuk kuat tekan 18 sampel, kuat tarik belah 6 sampel untuk kuat lentur 6 sampel dan modulus elastisitas 6 sampel. mutu rencana yang di gunakan 20 Mpa dan 30 Mpa. Hasil, berdasarkan hasil penelitian yang mutu memenuhi hanya mutu 20, sedangkan untuk mutu 30 tidak memenuhi Hasil pengujian kuat tekan. Kata kunci : Agregat, Beton, Kuat tekan, Kuat tarik belah, Kuat lentur, Modulus elastis