Temukan koleksi karya tulis ilmiah mahasiswa UKIP
Sampel tanah yang digunakan untuk Direct shear test ini merupakan tanah yang diambil di Jl. Poros Buntao, Lembang Sapan Kua kua, Kecamatan Buntao, Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan. Di lokasi ini sering terjadi longsor yang dapat menghambat aktivitas serta dapat mengancam keselamatan warga setempat, Tujuan. Untuk mengetahui nilai kuat geser dari penambahan arang dan sekam padi. Metode. Direct shaer test merupakan salah satu metode pengujian laboratorium dalam bidang geoteknik yang digunakan untuk menentukan kekuatan geser tanah. Kata kunci: kuat geser tanah, arang, sekam padi, direct shear test
Pembangunan infrastruktur jalan memerlukan material yang memiliki mutu tinggi agar mampu menunjang kelancaran mobilitas dan meningkatkan umur rencana perkerasan. Salah satu jenis lapisan yang berperan penting adalah AC WC (Asphaltic Concrete Wearing Course) yang harus mempunyai stabilitas, ketahanan terhadap beban lalu lintas, serta kemampuan menahan infiltrasi air. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi karakteristik campuran AC WC menggunakan agregat lokal dari Sungai Sepang, Kecamatan Saluputti, Kabupaten Tana Toraja, dengan mengacu pada Spesifikasi Umum Bina Marga 2018 Revisi 2. Metode. Kata kunci: Agregat batu Sungai Sepang, AC WC, Karakteristik Marshall, Permeabilitas
Persimpangan tidak bersinyal adalah kondisi di mana sebuah persimpangan jalan tidak dilengkapi dengan perangkat sinyal lalu lintas (seperti lampu lalu lintas) untuk mengatur arus kendaraan. Pada umumnya jaringan lalu lintas memliki dua atau lebih ruas jalan, dan sering kali antara bidang yang satu dengan yang lain saling berpotong. Hal itu dapat menyebabkan konflik antara lalu lintas yang berasal dari arah yang berlawanan. Konflik konflik tersebut dapat menyebabkan kemacetan hingga terjadi kecelakaan. Volume lalu lintas yang dapat di tampung jaringan jalan di tentukan oleh kapasitas simpang pada jaringan jalan tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui volume jam puncak di persimpangan Jalan Talasalapang Jalan Jipang Raya dan untuk mengetahui derajat kejenuhan pada persimpangan Jalan Talasalapang Jalan Jipang Raya. Kata Kunci: Persimpangan tidak bersinyal, Jalan Talasalapang, Jalan Jipang Raya.
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi karakteristik, permeabilitas, dan nilai draindown dari campuran Stone Matrix Asphalt (SMA) kasar dengan menggunakan agregat batu sungai dari Sungai Walanae, Kabupaten Soppeng. Penggunaan agregat lokal dipertimbangkan karena ketersediaannya yang melimpah serta potensi pemanfaatannya dalam pembangunan infrastruktur perkerasan jalan. Pengujian dilakukan terhadap karakteristik fisik agregat, sifat-sifat aspal, serta berat jenis filler (semen) yang digunakan sebagai bahan pengisi. Uji laboratorium meliputi analisis saringan, keausan Los Angeles, nilai setara pasir, berat jenis, serta pengujian penetrasi, daktilitas, titik lembek, viskositas dan stabilitas terhadap temperatur. Komposisi campuran aspal dirancang berdasarkan Spesifikasi Umum Bina Marga 2018. Kata kunci: Karakteristik, draindown, permeabilitas, SMA Kasar.
Sungai Tetean Kabupaten Mamasa memiliki agregat dalam jumlah besar tetapi belum ada penelitian yang mengarah kepada penggunaan material tersebut sebagai bahan campuran beton. Tujuan. Untuk mengetahui apakah material dari Sungai Tetean dapat di jadikan sebagai bahan beton dengan menggunakan pengujian laboratorium untuk menguji slump dan berat isi beton segar, kuat tekan, kuat tarik belah, kuat lentur dan modulus elastisitas beton. Metode. Metode penelitian bersifat percobaan laboratorium, pedoman yang digunakan untuk mix design berdasarkan SNI 7656:2012 dengan variasi mutu rencana 25 MPa dan 35 MPa.
Pemeriksaan tanah dasar sangat penting dalam pembangunan infrastruktur jalan karena kestabilan dan daya dukung tanah memengaruhi umur dan keamanan struktur. Jalan Sambueja di Kabupaten Maros memiliki tanah berbutir halus yang rawan rusak, terutama saat musim hujan. Oleh sebab itu, diperlukan pengujian kekuatan tanah sebagai dasar perencanaan dan perbaikan jalan. Kata kunci : Tanah Dasar, Klasifikasi AASHTO, USCS, DCP, Daya Dukung, Stabilisasi Tanah
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik campuran Stone Matrix Asphalt (SMA) kasar yang menggunakan agregat batu Sungai Bambu dari Kecamatan Tanralili, Kabupaten Maros, dengan fokus pada pengujian drain down dan kinerja Marshall. Tahapan penelitian meliputi pengambilan material di lapangan, pemeriksaan karakteristik agregat, aspal, dan filler, perancangan komposisi campuran, pembuatan benda uji, serta pengujian drain down dan Marshall konvensional. Kata kunci: Stone Matrix Asphalt (SMA) Kasar, Draindown, Marshall Konvensional.
Lempung merupakan salah satu jenis tanah yang banyak di jumpai di indonesia. Namun ,sifat fisik dan mekanik lempung yang cenderung plastis dan mudah berubah menjadikannya kurang ideal untuk digunakan sebangai dasar konstruksi, karena memiliki daya dukung tanah yang rendah. Untuk itu perlu dilakukan stabilisasi guna meningkatkan daya dukung tanah. Salah satu yang menarik perhatian untuk diteliti yaitu menggunakan serat ijuk aren dan semen. Kata Kunci : Kuat Tekan Bebas, Serat Ijuk, Semen, Tanah Lempung
Agregat Sungai Lauwa sering digunakan untuk pembangunan konstruksi yang bersifat sederhana seperti rumah tinggal sederhana. Oleh karena itu, penggunaan agregat Sungai Lauwa perlu ditingkatkan agar dapat menghasilkan mutu beton yang memenuhi standar untuk beton struktural. Beton merupakan campuran dari beberapa material, dimana bahan utamanya terdiri dari campuran semen, agregat kasar, agregat halus, air dengan atau tanpa bahan lain dengan perbandingan tertentu. Karena beton merupakan komposit (campuran) maka kualitas beton dipengaruhi oleh kualitas dari masing-masing material pembentuk. Kata Kunci : Agregat Sungai Lauwa, kuat tekan, kuat tarik belah, kuat lentur,modulus elastisitas.