Temukan koleksi karya tulis ilmiah mahasiswa UKIP
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik campuran Stone Matrix Asphalt (SMA) kasar yang menggunakan agregat batu Sungai Bambu dari Kecamatan Tanralili, Kabupaten Maros, dengan fokus pada pengujian drain down dan kinerja Marshall. Tahapan penelitian meliputi pengambilan material di lapangan, pemeriksaan karakteristik agregat, aspal, dan filler, perancangan komposisi campuran, pembuatan benda uji, serta pengujian drain down dan Marshall konvensional. Kata kunci: Stone Matrix Asphalt (SMA) Kasar, Draindown, Marshall Konvensional.
Lempung merupakan salah satu jenis tanah yang banyak di jumpai di indonesia. Namun ,sifat fisik dan mekanik lempung yang cenderung plastis dan mudah berubah menjadikannya kurang ideal untuk digunakan sebangai dasar konstruksi, karena memiliki daya dukung tanah yang rendah. Untuk itu perlu dilakukan stabilisasi guna meningkatkan daya dukung tanah. Salah satu yang menarik perhatian untuk diteliti yaitu menggunakan serat ijuk aren dan semen. Kata Kunci : Kuat Tekan Bebas, Serat Ijuk, Semen, Tanah Lempung
Agregat Sungai Lauwa sering digunakan untuk pembangunan konstruksi yang bersifat sederhana seperti rumah tinggal sederhana. Oleh karena itu, penggunaan agregat Sungai Lauwa perlu ditingkatkan agar dapat menghasilkan mutu beton yang memenuhi standar untuk beton struktural. Beton merupakan campuran dari beberapa material, dimana bahan utamanya terdiri dari campuran semen, agregat kasar, agregat halus, air dengan atau tanpa bahan lain dengan perbandingan tertentu. Karena beton merupakan komposit (campuran) maka kualitas beton dipengaruhi oleh kualitas dari masing-masing material pembentuk. Kata Kunci : Agregat Sungai Lauwa, kuat tekan, kuat tarik belah, kuat lentur,modulus elastisitas.
Perkerasan jalan merupakan salah satu elemen penting dalam pembangunan infrastruktur yang memerlukan perhatian khusus, terutama dalam hal pemilihn material guna memast ikan kualitas perkerasan. Kualitas perkerasan jalan yang baik sangat berpengaruh terhadap kelancaran mobilitas masyarakat, pertumbuhan ekonomi, dan perkembangan sosial suatu wilayah. Untuk memastikan kualitas tersebut, diperlukan serangkaian pengujian terhadap karakteristik agregat selanjutanya menentukan komposisi campuran dan dilanjutkan pada prngujian drain down dan marshall konvensional. Kata Kunci : Drain down, Marshall Konvensional, Stone Matrix Asphalt.
Seiring dengan meningkatnya kebutuhan infrastruktur yang ramah lingkungan, inovasi dalam material konstruksi menjadi kunci untuk mendukung pembangunan berkelanjutan. Salah satu inovasi tersebut adalah beton polimer yang menggunakan aktivator alkali sebagai pengikat agregat, menggantikan semen konvensional. Penelitian ini mengeksplorasi potensi abu tempurung kelapa yang kaya akan silika dan mineral sebagai bahan pengganti pada prekusor dalam pembuatan beton polimer.
Hambatan samping menjadi salah satu penyebap utama kemacetan pada Ruas Jalan Perkotaan salah satunya di Jalan Sultan Hasanuddin Kota Sungguminasa, dimana hambatan samping tersebut meliputi pejalan kaki, kendaraan berjalan lambat, kendaraan berhenti serta kendaraan yang keluar masuk dari sisi jalan. Sepanjang Jalan Sultan Hasanuddin didominasi oleh Perkantoran, Sekolah, Bank, Toko bangunan, Pasar , dan Tempat Ibadah sehingga menimbulkan banyak hambatan samping. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai derajat kejenuhan dan kecepatan rata-rata ruang kada kondisi jam sibuk dan mengetahui pengaruh dari jumlah hambatan samping terhadap derajat kejenuhan dan kecepatan rata-rata ruang. Pengumpulan data dilakukan melalui survei lapangan, meliputi data primer seperti volume lalu lintas, hambatan samping, kecepatan kendaraan, dan geometrik jalan, serta data sekunder berupa data jumlah penduduk. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia 2023. Dari hasil analisis dan perhitungan diiperolah jumlah hambatan samping berpengaruh 88,61 persen terhadap penurunan kinerja ruas (peningkatan nilai derajat kejenuhan), serta berpengaruh 62,16 persen terhadap penurunan kecepatan rata-rata ruang. Kata Kunci: Volume Lalu Lintas, Hambatan Samping, Derajat Kejenuhan, Kecepatan Rata-Rata Ruang
Yulita Tampang, 2021 penelitian ini dilakukan di kantor pusat Koperasi Simpan Pinjam BALOTA. Skripisi program studi Manajemen Sumber Daya Manusia Universitas Kristen Indonesia Paulus Makassar di bimbing oleh Prof. Dr. H. Baharuddin, MS. Sebagai pembimbing I dan Kordiana Sambara, SE.MM sebagai pembimbing II. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pelatihan terhadap kinerja karyawan pada Koperasi Simpan Pinjam BALOTA. Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan yang bekerja di Koperasi Simpan Pinjam BALOTA. Ada pun jumlah sampel dalam penelitian ini yaitu 34 sampel. Pengambilan sampel dilakukan dengan memberikan pernyataan secara tertulis kepada responden pada karyawan Koperasi Simpan Pinjam BALOTA. Adapun analisis data yang digunakan koefisien korelasi, koefisien determinasi, uji T. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan yang diberikan berpengaruh secara signifikan pada kinerja karyawan. Kata kunci: Pelatihan, kinerja karyawan, Koperasi Simpan Pinjam BALOTA.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengendalian persediaan bahan baku kopi pada PT Toarco Jaya Toraja Utara dengan menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ). Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah belum optimalnya sistem pengendalian persediaan yang menyebabkan tingginya biaya penyimpanan dan pemesanan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan metode EOQ, Safety Stock, dan Reorder Point (ROP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode EOQ dapat menurunkan total biaya persediaan dari Rp4.395.696,33 menjadi Rp3.384.950,59 per tahun, atau terjadi efisiensi sebesar 22,99%. Frekuensi pemesanan juga menurun dari 9 kali menjadi 4 kali dalam setahun. Selain itu, penetapan Safety Stock sebesar 225,88 kg dan titik pesan ulang (ROP) sebesar 516,3 kg direkomendasikan untuk menjamin kesinambungan proses produksi. Dengan demikian, metode EOQ terbukti lebih efektif dan efisien dalam mengendalikan persediaan bahan baku kopi di perusahaan tersebut. Kata Kunci : Persediaan, EOQ, Safety Stock, Reorder Point, Biaya Persediaan