Repositori E-Journal

Temukan koleksi jurnal penelitian ilmiah mahasiswa UKIP

Yosua Surya Parura
Jurnal

Karakteristik Campuran AC-WC Menggunakan Batu Sungai Sarambu Bittuang Kabupaten Tana Toraja

<div>Campuran aspal berperan penting dalam perkerasan jalan. Kabupaten Tana Toraja memiliki sumber daya Batu Sungai Sarambu Bittuang yang berpotensi digunakan dalam campuran AC-WC. Penelitian ini dimaksudkan mengetahui komposisi untuk campuran AC-WC melalui pengujian Marshall Konvensional danmendapatkan hasil dari Stabilitas Marshall Sisa pada campuran AC-WC dari Batu Sungai Sarambu Bittuang dilakukan pengujian meliputi Marshall Imersion. Metode penelitian meliputi pengujian karakteristik agregat (uji keausan Los Angeles, gradasi, dan pengujian Marshall (stabilitas, flow, VIM, VMA, dan VFB) sesuai Spesifikasi Umum Bina Marga 2018. Temuan dari penelitian adalahKadar Aspal Optimum (KAO) yaitu 7.00%, dengan komposisi campuran adalah agregat kasar 32.59%, agregat halus 57,23%, danfiller3,18%dan nilai Stabilitas Marshall sisa 95.89%, sehingga campuran ini menunjukkan daya tahan yang baik terhadap perendaman. <br><br>Kata kunci: AC-WC, Batu sungai, marshall immersion, stabilitas marshall sisa</div>

Hisky Valen Kala'
Jurnal

Pengaruh Hambatan Samping Terhadap Kinerja Ruas Jalan Kota Makassar (Studi Kasus : Ruas Jalan Bandang)

Kemacetan lalu lintas di kota-kota besar sering menjadi masalah utama di jalan-jalan perkotaan, termasuk di Kota Makassar. Jalan Bandang, yang merupakan jalan akses utama, juga mengalami hal yang sama dengan daerah sekitarnya yang padat dengan aktivitas masyarakat seperti toko-toko, sekolah, kantor, restoran, dan tempat ibadah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kineja ruas perkotaan dengan tata guna lahan rumah pertokoan (ruko). Data dari survei lapangan langsung mengumpulkan informasi tentang volume lalu lintas, gesekan lateral, kecepatan kendaraan dan geometri jalan. Data kependudukan juga digunakan sebagai data sekunder. Data tersebut diolah dengan menggunakan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia Tahun 2014. Berdasarkan perhitungan dan analisis data dari tiga hari pengamatan, lalu lintas maksimum pada jalur utara pada hari Senin ditentukan sebesar 1766,0 kendaraan/jam. Hambatan lalu lintas tertinggi berada di utara pada hari Rabu dengan kepadatan kendaraan 0,445. Kata kunci: Derajat kejenuhan, hambatan samping, kinerja ruas

Vini, Karel Tikupadang...
Jurnal

Analisa Pengaruh Root Gap Pada Proses Pengelasan MIG Terhadap Kekuatan Bending Dan Impact Pada Pipa Black Steel

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh root gap pada proses pengelasan MIG terhadap kekuatan bending dan impact pada pipa black steel. Penelitian ini dilakukan pada Laboratorium Ilmu Logam Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Kristen Indonesia Paulus Makassar. Metode yang digunakan adalah dengan membuat spesimen dengan Gap 1mm, 1,2mm, dan 1,4mm. Untuk mengetahui kekuatan material dilakukan uji mekanik dengan dimensi merujuk kepada standar ASTM E23-02 untuk uji bending dan ASTM A730 untuk uji impact. Root gap berpengaruh pada kekuatan bending, diketahui bahwa semakin besar gap pengelasan maka kekuatan bending akan semakin meningkat. Pada gap pengelasan 1 mm diketahui kekuatan bending sebesar 373,34 MPa, pada pengelasan dengan gap 1,2 mm sebesar 823,75 MPa dan pada gap pengelasan 1,4 mm kekuatan bendingnya sebesar 1073,96 MPa. Meskipun terjadi peningkatan tetapi kondisi maksimum terjadi pada spesimen tanpa proses pengelasan dengan nilai rata-rata kekuatan bending sebesar 1913,77 MPa.Root gap berpengaruh pada kekuatan Impact pada sambungan, semakin besar root gap maka semakin besar kekuatan impact yang ditunjukkan dengan harga impact bahan, pada gab pengelasan 1 mm diketahui harga impact 0,23 Joule/mm2, pada 1,2 mm harga impact sebesar 0,31 Joule/mm2 dan pada 1,4 mm harga impact sebesar 0,41 Joule/mm2. Kata kunci: Root Gap,Metal Inert Gas

Billy Joanrhe Hukom, C...
Jurnal

Analisa Pengaruh Diameter Nozzle Terhadap Kinerja Turbin Pelton

Turbin pelton adalah jenis turbin air implus yang memanfaatkan energi potensial air sebagai sumber listrik. Energi potensial yang terkandung dalam air dihasilkan dari air yang jatuh tinggi atau sebagai akibat dari pembuangan air yang mengalir dari sungai. Potensi kebutuhan air dengan head tinggi dan debit kecil menjadikan turbin Pelton pilihan yang tepat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh diameter nozzle terhadap kinerja turbin pelton. Setelah menganalisis data dari hasil yang diperoleh pada setiap variasi diameter yang telah diuji, kemudian buatlah grafik dengan menggunakan rata-rata Head sehingga dapat dilihat pengaruh Head terhadap Turbin Pelton. Prosedur pengujian yang dilakukan pada penelitian turbin pelton dengan mengatur variasi diameter nozzle. 1.Memeriksa instalasi turbin pelton,2.Mengisi air kedalam drum air hingga terisi berkisar 3 4 ⁄ volume drum,3.Tutup rumah turbin.Sambungkan cok listrik pada tubrin pelton ke sumber listrik,4.Nyalakan inverter frekuensi dan juga lampu pada setiap sambungan yang terpasang Saat runner turbin sudah berputar, lihat data beban, kecepatan alir, kuat arus, tengan, tekanan suction, tekanan discharger yang tertera kemudian dicatat data tersebut,5.Melihat kecepatan putaran generator dengan menggunakan tachometer digital yag dihubungkan pada poros generator, kemudian dicatat kecepatan putaran tersebut,6.Melihat daya output , lalu dilihat lampu yang menyala pada saat pengujian, kemudian dicatat data tersebut,7.Ulangi langkah 1-4 dengan mengatur diameter menggunakan inverter frekuensi sebesar 8,3 m (44hz) dan (8,1hz) untuk mendapatkan data selanjutnya,8.Mengolah data penelitian yang didapatkan, 9.Mengalisa data penelitian untuk mengetahui hubungan antara variable yang telah di tentukan, 10.Menarik kesimpulan data penelitian untuk mengetahui hubungan antara hubungan varieable yang telah dientukan, 11. Dari pengujian ini didapatkan variasi diameter nozzle 19mm mendapatkan tekanan suction sebesar 1,97 Psi dan 1,95 Psi sedangkan tekanan discharge sebesar 14,28 Psi dan 14,22 Psi, Variasi diameter nozzle 23mm mendapatkan tekanan suction sebesar 2,30 Psi dan 2,30 Psi sedangkan tekanan discharge sebesar 14,36 Psi dan 14,35 Psi, Variasi diameter nozzle 25mm mendapatkan tekanan suction sebesar 2,43 Psi dan 2,40 Psi sedangkan tekanan discharge sebesar 14,43 Psi dan 14,46 Psi, Variasi diameter nozzle 28mm mendapatkan tekanan suction sebesar 2,79 Psi dan 2,42 Psi sedangkan tekanan discharge sebesar 14,50 Psi dan 14,55 Psi. Kata Kunci: Turbin Pelton, Diameter Nozzle, Head.

Marselinus Topa Sarrin...
Jurnal

Pengujian Pompa Sentrifugal Pada Perumahan Citraland Tallasa City

Kebutuhan air bersih suatu perumahan Citraland Tallasa City menjadi hal yang sangat perlu diperhatikan karena ketersediaan air bersih diperumahan merupakan sarana yang mutlak. Untuk itu dibutuhkan alat berupa pompa untuk mendistribusikan air tersebut. Pompa adalah alat yang digunakan untuk memindahkan cairan dari suatu tempat ketempat yang lain melalui media pipa atau saluran dengan cara menambahkan energi pada cairan yang dipindahkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui rata-rata jumlah debit air yang masuk ketandon, mengetahui jumlah rata-rata pemakaiaan yang didistribusikan per hari, mengetahui kebetuhan air dengan asumsi jumlah huni 5 cluster 250 unit rumah, mengetahui daya pompa. Objek pada penelitian ini adalah perumahan Citraland Tallasa City. Dari hasil penelitian yaitu jumlah rata-rata debit air yang masuk ketandon adalah sebesar 384 m3/hari, jumlah rata-rata pemakaian yang didistribusikan sebanyak 273,28 m3/hari. Dari hasil ini kita dapat menentukan, kebutuhan debit air pada perumahan masih dapat terpenuhi untuk kebutuhan sehari-hari. Kata kunci: Air, Pompa, Perumahan

Kiraldi Nandito Arung...
Jurnal

Analisa Maintenance Differential Pada Unit Dump Truck

PT Win Wahana Cipta Marga adalah perusahaan yang bergerak di bidang konstruksi infrastruktur, dimana alat berat seperti dump truck berperan penting dalam operasionalnya. Penelitian ini mengkaji penerapan Reliability Centered Maintenance (RCM) dalam menganalisis mode kegagalan pada sistem Differential. Dengan menggunakan RCM information worksheet untuk analisis Failure mode dan efek analisis, ditemukan 5 mode kegagalan pada sub sistem final gear dan 8 mode kegagalan pada komponen pendukung differential. Berdasarkan RCM decision worksheet, strategi pemeliharaan yang ditentukan meliputi tugas pemeliharaan terjadwal untuk mencegah kegagalan pada sub sistem final gear, dimana 3 dari 5 mode kegagalan dapat dicegah dengan scheduled discard task dan 2 mode kegagalan dengan scheduled on condition task. Pada komponen pendukung differential, 8 mode kegagalan dapat dicegah dengan kombinasi tugas terjadwal dan run to failure maintenance, dengan lima mode kegagalan dicegah melalui scheduled discard task. Penelitian ini memberikan panduan komprehensif dalam menentukan tugas pemeliharaan yang tepat guna meningkatkan keandalan dan keselamatan operasional sistem differential. Kata Kunci: Perawatan , Dump Truck, Gardan, Relibiality Centered Mintenance

Rizky Imanuel Ramba Pa...
Jurnal

Analisa Defleksi Tulang Kerbau Dengan Beban Terpusat Pada Tumpuan Sederhana

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kekuatan tarik dan defleksi tulang kerbau. Kegiatan penelitian ini dilakukan pada Lab Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Kristen Indonesia Paulus Makassar. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah pengujian tarik dan defleksi untuk mengetahui kekuatan tarik tulang kerbau dan kelendutan tulang kerbau. Berdasarkan penelitian dan analisa data yang telah dilakukan, maka didapatkan kesimpulan sebagai berikut. Pengasapan berpengaruh terhadap kekuatan tarik tulang kerbau dimana kekuatan tarik tulang kerbau tanpa pengasapan (𝜎) = 58,50 MPa, sedangkan kekuatan tarik tulang kerbau dengan pengasapan 5 hari sebesar (𝜎) = 75,94 MPa. Defleksi tulang kerbau yang tanpa di asapi dan yang di asapi untuk beban yang sama menghasilkan defleksi yang berbeda, untuk beban 5 N defleksi, tulang kerbau tanpa pengasapan (𝑌) = 0,196 mm sedangkan yang dengan pengasapan (𝑌) = 0,144 mm. Beban berbanding lurus dengan defleksi, semakain besar beban semakin besar defleksi. Kata kunci : Tulang Kerbau, pengujian Tarik, Pengujian Defleksi

Andre Rantepasang, Atu...
Jurnal

PERBANDINGAN KEKUATAN TARIK HASIL PENGELASAN SMAW DAN GTAW PADA MILD STEEL

Menurut definisi Doutche Industrie Normen (DIN), las adalah ikatan metalurgi pada sambungan logam atau paduan logam yang dilakukan dalam keadaan dilumasi atau cair, tujuan ini pada dasarnya dimiliki oleh semua teknik pengelasan baja. Standar spesimen yang digunakan adalah standar ASTM E8 (American Test and Material Association). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh hasil pengelasan SMAW dan GTAW pada mild steel terhadap kekuatan tarik. Penelitian ini menggunakan bahan baja karbon rendah (mild steel), bahan dilas dengan menggunakan pengelasan SMAW dan GTAW. Jenis elektroda yang digunakan E7016 dan ER70S-6 kampuh v dengan sudut 60o.Pada hasil pengujian tarik, nilai tertinggi yang didapatkan pada tegangan tarik maksimum dari hasil pengelasan SMAW adalah Arus 105 Ampere yaitu 46,06 kgf/mm2 sedangkan pada pengelasan GTAW nilai tertinggi yang didapatkan pada tegangan tarik maksimum adalah pada Arus 105 Ampere yaitu 50,04 kgf/mm2. Penyebab pengelasan GTAW lebih kuat adalah karena pengelasan GTAW menggunakan gas argon sebagai pelindung cairan las sehingga tidak terkontaminasi oleh udara luar serta membuat cairan las lebih padat. Kata kunci : Mild steel, arus, pengelasan, kekuatan tarik, SMAW dan GTAW.

Ardilen R. Siruru, Mus...
Jurnal

Uji Kekuatan Tarik Dan Bending Pelat Stainless Steel Yang Mengalami Pengelasan Metal Inert Gas (Mig)

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kekuatan tarik dan bending pelat stainless steel akibat pengaruh metode pengelasan MIG. Penelitian ini menggunakan material pelat stainless stell dengan ketebalan 2,35 mm dan menggunakan metode pengelasan adalah MIG dengan gas CO2, Tekanan gas divariasikan pada tekanan 30 bar, 35 bar dan 40 bar. Arus pengelasan yang digunakan adalah konstan pada 60 ampere. Spesimen uji tarik menggunakan standar ASTM E8 dan uji bending dengan standar ASTM E23-02 Pengujian dan pengambilan data dilakukan pada Laboratorium Metallurgi Fisik Program Studi Teknik Mesin UKI Paulus Makassar.Pada hasil penelitian dan proses perhitungan diketahui bahwa metode pengelasan MIG berpengeruh terhadap kekuatan tarik material, semakin besar tekanan gas yang diberikan maka semakin besar pula nilai kekuatan tarik yang didapatkan pada tekanan gas 30 bar diperoleh 286,45 MPa, pada tekanan gas 35 bar 407,98 MPa, pada tekanan gas 40 bar 463,09 MPa, sedangkan pada spesimen normal tanpa pengelasan diperoleh nilai kekuatan tarik sebesar 714,68 MPa, Metode pengelasan MIG berpengaruh terhadap kekuatan bending material, semakin besar tekanan gas yang diberikan maka semakin besar pula nilai kekuatan bending yang didapatkan. Pada tekanan gas 30 bar diperoleh 355,93 MPa, pada tekanan gas 35 bar 576,42 MPa, dan pada tekanan gas 40 bar diketahui 779,32 MPa, sedangkan pada spesimen normal tanpa pengelasan diperoleh nilai kekuatan bending sebesar 632,00 MPa. Kata kunci: Stainless Stell, MIG, Pengelasan, Pengujian Tarik.