PENGARUH ARAH GERAKAN ELEKTRODA TERHADAP SIFAT MEKANIK HASIL PENGELASAN SMAW
Perkembangan teknologi moderen saat ini menuntut setiap pihak yang terlibat untuk meningkatkan kualitas barang yang dihasilkan. Faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas produk adalah bahan, teknik fabrikasi spesimen dan teknik pengelasan. Tegangan Menghasilkan pada spesimen Gerakan Elektroda Spiral dapat diperoleh tegangan menghasilkan 464, 44 MPa dan menghasilkan tegangan spesimen Gerakan Elektroda Zig-Zag yang diperoleh sebesar 456,94 MPa. Penelitian dilakukan di laboratorium program studi teknik mesin Fakultas Teknik Universitas Kristen Indonesia Paulus. Gerakan Elektroda Spiral Data I pada arus 100 Ampere memperoleh tegangan yielding sebesar 30770 MPa, untuk saat ini Elektroda Spiral Data II meningkat tegangan yielding sebesar 33290.001 MPa, kemudian Pada Elektroda Spiral Data III juga mengalami penurunan tegangan yielding sebesar 29280 MPa. Data pengujian kekerasan pada spesimen dengan pengelasan Las SMAW pada Gerakan Elektroda Spiral Data I pada arus 100 Ampere pada daerah logam las SMAW sebesar 105,72 HRN dan pada daerah HAZ Gerakan Elektroda Spiral Data I memiliki nilai kekerasan perlahan menurun sebesar 104,08 HRN dan pada daerah base metal Gerakan Elektroda Spiral memperoleh nilai kekerasan terendah sebesar 95.84 HRN Kata kunci: spot welding, baja karbon rendah, stainless steel, holding time.