PENGGUNAAN AGREGAT DARI SUNGAI KARANA, KABUPATEN MAMASA SEBAGAI BAHAN CAMPURAN BETON NORMAL
Sungai Karana memiliki agregat yang cukup bersih, dapat dilihat secara visual dengan aliran sungai cukup jernih membuat Sungai Karana ini menjadi salah satu sumber agregat yang dimanfaatkan masyarakat setempat sebagai bahan konstruksi baik gedung maupun jalan. Namun belum ada penelitian yang bisa membuktikan bahwa agregat sungai tersebut layak di gunakan untuk bangunan gedung bertingkat dengan mutu beton tinggi.Tujuan: Mengetahui kuat tekan, kuat tarik belah, kuat lentur dan modulus elastisitas dengan menggunakan agregat Sungai Karana sebagai bahan campuran beton. Mengetahui hubungan antara kuat tekan dengan kuat tarik belah, kuat lentur dan modulus elastisitas beton yang menggunakan agregat Sungai Karana. Mengetahui karakteristik beton segar (uji slump dan berat isi beton segar) yang mengunakan agregat dari Sungai Karana. Penelitian ini dilakukan di laboratorium beton Teknik Sipil Universitas Kristen Indonesia Paulus. Adapun benda uji yang digunakan sebanyak 15, yang terdiri dari 12 silinder dan 3 balok. Agregat yang digunakan berasal dari Sungai karana, Kabupaten Mamasa. Adapun mutu yang direncanakan yaitu mutu 25 MPa dan 32 MPa. Kata Kunci: Agregat Sungai Karana Kabupaten Mamasa, sifat mekanis beton