Pengaruh Penambahan Limbah Karbit Dan Variasi Abu Serabut Kelapa Terhadap Kuat Geser
Saat ini telah berkembang berbagai cara untuk memperbaiki kondisi tanah agar terjadi peningkatan stabilitas tanah. Perbaikan tanah tersebut telah banyak diterapkan dan menunjukkan hasil yang positif. Dalam penelitian ini peneliti melakukan perbaikan tanah menggunakan limbah karbit dan abu serabut sebagai sebagai bahan tambah. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui karakteristik tanah pada Jl. Poros Lembang Kole Palian, Kecamatan Bittuang, Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan dan untuk mengetahui pengaruh penambahan limbah karbit dan variasi abu serabut kelapa terhadap kuat geser tanah. Pengujian pada penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimen yaitu pengujian karakteristik tanah dengan pengujian mekanis tanah. Hasil penelitian diperoleh klasifikasi tanah yaitu, tanah pasir lanau. Dari hasil pengujian mekanis tanah yang di peroleh, nilai yang didapatkan setelah pengujian kuat geser pada variasi 12% + 5% abu memiliki tiga sampel dengan rata-rata = 0,449 kg/cm². Nilai pada variasi 12% karbit + 10% abu memiliki tiga sampel dengan rata-rata = 0,585 kg/cm². Nilai pada variasi 12% karbit + 15% abu memiliki tiga sampel dengan rata-rata = 0,615 kg/cm². Berdasarkan hasil penelitian ini, kenaikan nilai kuat geser tanah dengan penambahan limbah karbit dan abu serabut kelapa tunjukkan penambahan tersebut dapat digunakan sebagai bahan stabilisasi tanah. Kata kunci: kuat geser, limbah karbit, abu serabut kelapa