Lexel Alwanto Rantemangiling, Karel Tikupadang, Atus Buku
Jurnal
Analisis Kekuatan Tarik dan Kekuatan Tumbukan pada Sambungan Las SMAW pada Material Baja St 57 dengan Variasi Temperatur Pemanasan Awal
Abstrak
Pengelasan merupakan teknik penyambungan logam yang banyak digunakan dalam industri, terutama karena
sifatnya yang kuat dan ekonomis. Namun, proses pengelasan dapat menyebabkan perubahan struktur mikro yang
mempengaruhi sifat fisik dan mekanik logam, seperti kekuatan tarik dan ketangguhan. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui kekuatan tarik dan kekuatan tumbukan baja ST 57 yang mengalami pengelasan SMAW akibat
pengaruh variasi temperatur pemanasan awal pada temperatur 250 °C, 300 °C, dan 350 °C. Material yang
digunakan adalah baja ST 57 dengan ketebalan 4 mm, menggunakan elektroda NIKKO Steel E6013 dengan
diameter 2,0 mm dan arus pengelasan konstan sebesar 100 A. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi
temperatur pemanasan awal terhadap kekuatan tarik pada baja ST 57 yang mengalami pengelasan SMAW yaitu
pada nilai kekuatan tarik maksimum dengan nilai tertinggi terjadi pada spesimen spesimen normal dengan nilai
57,36 kgf/ mm2 dan nilai kekuatan tarik maksimum terendah terjadi pada spesimen dengan perlakuan panas 300
oC dengan nilai 36,15 kgf/mm2. Pada nilai elastisitas tertinggi terjadi pada spesimen 250 oC dengan nilai 537,59
kgf/mm2 dan nilai elastisitas terendah terjadi pada spesimen normal dengan nilai 225,96 kgf. Pada variasi
temperatur pemanasan awal terhadap kekuatan tumbukan (impact) pada baja ST 57 yang mengalami pengelasan
SMAW yaitu dengan nilai harga impact tertinggi terjadi pada spesimen normal dengan nilai 0,68 Joule/mm2 dan
nilai harga impact terendah terjadi pada spesimen ke empat dengan nilai 0,49 Joule/mm2..
Kata kunci: Pengelasan SMAW, Baja ST 57, Kekuatan Tarik, Kekuatan Tumbukan
Dokumen Tersedia